Minggu, 23 Mei 2010

Bromelia: Nanas Hias Berbunga Eksotis (1)


Tak ada yang meragukan keindahan tanaman satu ini. Selain indah, ia juga mudah dibudidayakan, jenisnya pun ratusan.

Bromelia merupakan tanaman yang sangat disukai orang. Selain karena penampilannya yang menarik, juga karena tanaman yang termasuk keluarga Bromeliaceae ini mudah sekali dibudidayakan. Salah satu daya tarik Bromelia adalah roset daunnya yang selalu bagus. “Roset daun Bromelia ini reguler (selalu beraturan). Berbeda dengan tanaman hias lain, seperti anthurium misalnya, yang daunnya nggak selalu reguler,” kata Ir. Kennita L. Soetardjo, MM, Ph.D dari Kuntum Nurseries, Tajur, Bogor.

Keindahan tanaman yang fosilnya pertama kali ditemukan di Costa Rika (Amerika Selatan) ini, terletak pada bentuk, warna daun, serta penampilan bunganya yang indah. “Bunganya bisa bertahan lama, 3-5 bulan masih tetap segar. Rata-rata sebuah Bromelia memiliki 40 helai daun yang bagian ujungnya melengkung,” kata Kennita. Pada beberapa spesies, bagian daunnya bergerigi, sementara spesies lainnya lembut tanpa gerigi.

Jenis Bromelia sendiri amat banyak dan beragam, baik yang berbunga maupun yang tidak berbunga. Beberapa spesies sangat mirip kerabatnya, yaitu nanas buah (Ananas comosus L.). Sebagian besar Bromelia memiliki seludang daun (bract) yang berbentuk seperti mahkota nanas buah. “Pada beberapa genus, daun Bromelia sama seperti daun nanas,” lanjut Kennita. Tak heran jika sebagian besar pecinta tanaman menyebutnya sebagai nanas hias.

Tanaman Penumpang
Ada berbagai macam spesies Bromelia. Ada Bromelia yang tumbuh di dalam ruangan (indoor) dan ada pula tumbuh di luar ruangan. Sebagian besar pecinta tanaman hias beranggapan bahwa Bromelia merupakan tanaman kering. “Ini karena Bromelia tahan terhadap kekeringan. Namun, tidak semua jenis Bromelia berasal dari habitat kering. Beberapa jenis, terutama yang berdaun tipis, berhabitat daerah tropis lembap,” lanjut Kennita.

Dari tempat tumbuhnya, ada Bromelia yang hidup di daratan (terrestrial plant) dan ada pula yang hidup sebagai tanaman penumpang (epifit). “Artinya, tanaman itu menempel pada tanaman atau benda di dekatnya, tapi tidak mengisap makanan dari tanaman atau benda yang ditumpangi tersebut,” jelas Kennita.

Bromelia merupakan jenis tanaman hias yang tidak memerlukan perawatan khusus dan rumit. Ia dapat tumbuh di berbagai kondisi. Bahkan di luar negeri, tanaman ini juga dijuluki the lazy plant, karena dapat tumbuh dengan baik tanpa perlu perawatan.

Perbanyakan Bromelia bisa dari akar, biji, atau anakan. Yang paling bagus memang dari anakan, tapi prosesnya lebih lama. Bromelia bisa ditanam tunggal di dalam pot, bisa pula disusun membentuk koloni. Pada umumnya, koloni Bromelia diletakkan di tepi jalan setapak atau dijadikan point of interest di tengah-tengah taman.

Hasto Prianggoro
Foto-foto: Fadoli Barbathully

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...