Senin, 17 Mei 2010

Cara Menyilang Puring


Di Indonesia saat ini mungkin baru Lili Fayani yang tekun menyilang pohon Puring. Saat ini sudah ada 230 silangan koleksi nurseri Karlo.

Adalah Lily Fayani-si empunya-bersama-sama Irwan Wulung, almarhum suami, dan Suharto-pegawai senior yang mengawin-ngawinkan kerabat bunga delapan dewa itu sejak 20 tahun silam.

Itu bermula dari kegemaran Irwan membawa oleh-oleh tanaman dari mancanegara sepulang berlayar. Di antaranya puring asal Thailand dan Benua Amerika. Dari hasil perjalanan bertahun-tahun, kapten kapal itu memiliki 50 jenis. Dari sana mulailah Irwan, Lili, dan Suharto menyilang-nyilangkan koleksi.

Tunggu dewasa

Tanaman dewasa berumur minimal 2 tahun siap dikawinkan. Bunga majemuk jantan dan betina muncul berbaris pada malai yang berbeda. Saat matang, benangsari pada bunga jantan mekar dan ujungnya lengket. Saat itulah bunga jantan siap dikawinkan. Tinggal cari bunga betina yang siap diserbuki. Tandanya, bunga betina yang semula menguncup akan membuka.

Bunga jantan dipetik dari malai dan dioleskan perlahan pada ujung bunga betina. Agar tak terkena air hujan atau air siraman, bunga betina yang telah diserbuk disungkup plastik. Selang seminggu, 15-25 buah terbentuk dalam satu malai. Buah matang dan rontok setelah satu bulan. Disemailah biji di media pasir malang dan disimpan di tempat teduh. Seminggu kemudian, tanaman setinggi 5 cm dan bisa dipindahkan ke dalam pot kecil. Tunggu 2,5 tahun, puring dengan batang sebesar telunjuk setinggi 20 cm siap dicangkok.

Sepatutnya kita salut dengan keuletan Lily dan Suharto menyilangkan puring. Maklum di tanahair mereka mungkin satu-satunya. Menyilang puring jarang dilakukan karena banyak yang tidak tahu caranya. Selain itu dibutuhkan kesabaran menunggu hasilnya selama 2,5 tahun (sumber : trubus-online.co.id).

Artikel ini ditulis oleh Petanibunga.com dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 13 June 2008. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...