Senin, 17 Mei 2010

GRAFTING BOR PADA ADENIUM

Grafting Bor Pada Adenium

Apa bagusnya Grafting Bor ? Kenapa harus Grafting Bor ? Dan mungkin banyak lagi pertanyaan yang akan muncul berkisar grafting dengan cara bor ini. Apakah ini suatu metoda baru? Tidak, ini bukan suatu metoda grafting baru, grafting dengan cara bor sudah lama dikenal oleh trainner bonsai, hanya saja grafting bor pada Adenium sedikit dimodifikasi sesuai dengan struktur batang adenium itu sendiri. Bila pada bonsai berkayu keras, kita dapat melakukan grafting bor langsung dengan mengunakan bor tangan atau bor listrik dengan mata bor yang disesuaikan dengan besarnya entres yang hendak di grafting. Tapi pada adenium yang berbatang kayu semu seperti umumnya pohon sukulen, akan sangat mudah busuk dan rusak bila dilakukan pengeboran dengan alat bor pada umumnya.


1. Peralatan.

Untuk melakukan Grafting Bor pada Adenium, kita memerlukan peralatan sbb;

1.a. Pipa Aluminium atau pipa stainless yg besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting. Pipa pipa tersebut kemudian diasah pada salah satu ujung bagian dalamnya sehingga menjadi tajam dan rata. Pengasahan pipa dapat dilakukan dengan menggunakan amplas. Pipa ini dianjurkan disiapkan dalam beberapa ukuran, mengingat entress yang akan kita grafting pun bervariasi besarnya.

1.b.Pisau kecil yang tajam dan runcing. Pisau yang dapat digunakan seperti pisau untuk pengrajin (hobbies tools set) yang dapat diperoleh di toko perkakas atau pisau bedah yang dapat diperoleh di toko alat alat kedokteran.

1.c.Lem yang kuat dan cepat kering, lem yang biasa digunakan disini adalah Power Glue.

1.c.a Alkohol, untuk menstrerilkan alat alat diatas yang akan dipakai untuk grafting.

1.c.b. Kain yang bersih dan kering atau tissue.


2. Cara Kerja.

Berikut ini adalah langkah langkah untuk melakukan Grafting Bor.

2.a. Siapkan pohon dan entress yang akan digrafting. Bersihkan permukaan pohon yang akan dibor dengan kain yang bersih, tapi jangan sampai melukai.

2.b. Bersihkan peralatan yang telah disiapkan dengan cara merendam dalam alkohol dan biarkan kering (bisa dibantu dengan membakarnya pakai korek api gas).

2.c. Pilih pipa yang besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting, lalu tancapkan secara tegak-lurus pada pohon dititik dimana entress akan ditempelkan sedalam kurang lebih 3-5mm, lalu dicabut keluar. Batang pohon bekas tancapan pipa akan terpotong membentuk bulatan sebesar diameter pipa.

2.d. Ambil pisau kecil yang telah disiapkan dan bersihkan potongan pohon dari pipa sedalam yang kita tancapkan.

2.e. Ambil entress yang telah kita siapkan, potong sedikit ujung entress tersebut dan tancapkan ke lubang pada pohon yang telah kita buat secara tegak lurus, apabila keluar getah bersihkan dengan kain atau tissue yang telah disediakan. Lalu teteskan Power Glue pada batas sambungan dan tiup hingga kering.

2.f. Lakukan langkah langkah diatas (2.c. hingga 2.e.) untuk entress entress lain yang akan digrafting.

2.g. Taruh pohon yang sudah selesai digrafting pada tempat sedikit ternaungi dan tidak terkena hujan selama seminggu agar entress yang disambung tidak mudah layu.


3. Kekurangan dan kelebihan Grafting Bor.

Segala sesuatu hal didunia ini selalu ada plus minusnya, tidak terkecuali pada metoda Grafting Bor.

Kelebihan dari Grafting Bor.

Kelebihan dari metoda grafting antara lain, tidak adanya bekas luka yang menandakan kalau entress yang kita graftingkan adalah graftingan. Akan bagus bila diterapkan pada penambahan cabang untuk pembentukan bonsai yang kita bentuk, misalnya untuk mengisi kekosongan ruang pada dimensi bonsai atau untuk sekedar menambahkan anak cabang, sehingga memiliki percabangan yang lebih banyak sesuai dengan yang kita inginkan.

Penbentukan percabangan yang tidak mungkin kita dapat dari pertumbuhan alami pohon atau yang terlalu lama ditunggu pada pertumbuhannya.


Kekurangan dari Grafting Bor.

Kekurangan dari grafting bor adalah diperlukannya suatu ketelitian dalam prosesnya sendiri. Tidak seperti proses metode grafting lainnya, pada grafting bor kita harus membersihkan lubang bor pada pohon yang kita buat dengan ektra hati hati dan teliti agar tidak merusak jaringan pohon yang bisa mengakibatkan pembusukan. Entress yang ditempelkan pada grafting bor cenderung lebih gampang lepas dibanding metoda lainnya sehingga dari proses grafting hingga entress telah menempel pada pohon harus diperhatikan agar pohon tidak digoyang atau tersentuh. Menurut pengalaman entress akan menempel cukup kuat setelah minimal 1 bulan.


Selamat Mencoba!


Adenium Bergaya Beringin


Untuk pembentukan Adenium dengan gaya beringin, diperlukan ;

Hormon perangsang penumbuh akar.

Kantong plastik kecil untuk pencangkokan.

Kawat untuk tracking.


Cara pembuatannya sederhana, siapkan pohon yang akan dibentuk, disarankan pohon dengan percabangan yang cukup banyak dan seimbang. Sayat sedikit pada titik di cabang dimana akar akan dimunculkan, lalu oleskan hormone peransang penumbuh akar. Biarkan luka agak mongering kemudian bungkus plastic yang telah diisikan media tanam layaknya mencangkok pohon. Suntikan larutan B1 untuk mempercepat perakaran bila media kering. Setlah 4 – 6 minggu akar akar muda akan keluar dari sayatan cabang yang dicangkok tadi, tata akar sedemikian rupa, buang yang kelebihan atau tidak perlu. Usahakan akar menyentuh media tanam. Lakukan tracking bila perlu. 3 minggu pertama akar harus sering disemprot dengan larutan NPK seimbang yang encer, dimaksudkan agar akar tidak kering dan mati.


Adenium dengan Gaya Kulit Pohon Tua


Jika kita mempunyai adenium dengan kulit yang cacat pada cabang / batangnya, mungkin gampang saja mengobatinnya, yaitu tinggal dipotong habis sebatas cacatnya tadi. Lalu bagaimana bila cacat kulit tersebut pada bonggol…? Adinum tentu akan kelihatan lebih jelek lagi.

Nah coba ikuti yang satu ini, cukup menyediakan fungisida dalam bentuk serbuk dan sebilah pisau yang tajam. Tapi perlu diingat, untuk melakukan ini, kondisi pohon harus dalam keadaan sehat, yaitu dengan ditandainya yang bonggol keras. Lalu bagaimana dengan pohon yang terserang busuk bonggol…? Dianjurkan untuk menyembuhkannya lebih dahulu baru dibuat gaya ini, karena ada pengalaman pohon yang bonggolnya terserang penyakit tidak kuat untuk dibentuk gaya ini.

Cara pembuatannya sederhana, kuliti pohon sebatas yang diinginkan dan membentuk rupa yang seartistik mungkin. Batas bawah pengulitan minimal 5mm diatas media tanam. Setelah pengulitan selesai segera taburi fungisida pada luka, lalu taruh pohon pada tempat yang ternaungi selama kurang lebih 5 hari dan kemudian jemur seperti biasa. Perlu diingat, penyiraman diusahakan jangan sampai kena luka dan jangan biarkan pohon kehujanan. Pohon Adenium dengan gaya Kulit Pohon Tua sangat rentan terhadap basah yang berlebihan, karena kulit yang ada sebenarnya adalah batang kayu semu yang telah mongering sehingga akan sangat riskan terhadap serangan jamur bila basah yang berlebihan dan berkelanjutan.


Materi ini disampaikan oleh Fendi Salim
Pada acara Jogya Family Gathering Ke-2 di Kondang Nursery Jalan Ketandan Yogyakarta tanggal 30 Desember 2007.

Dari : kebonkemmbang.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...