Kamis, 27 Mei 2010

Menghias Taman dengan Puring


Tanaman Puring bisa menjadi salah satu alternatif tanaman untuk mempercanti taman Anda. Warna-warninya yang cantik bisa menjadi point of interest dari taman Anda. Ingin menanam Puring? Anda perlu tahu bagaimana cara perawatannya.

Dulu, Anda mungkin seringkali menemukan tanaman Puring ini di area makam. Tetapi sekarang, Anda akan menemui tanaman yang juga sering disebut Croton ini, pada taman-taman rumah. Bahkan tanaman hias ini sekarang sedang menjadi tren, lho.

Tanaman Puring memiliki warna daun yang bervariasi antara daun muda dan daun yang sudah tua. Keberagaman warna inilah yang menjadikan Puring sangat potensial menjadi tanaman hias yang banyak dicari orang. Puring bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian lebih dari tiga meter, dengan diameter batang lebih dari 10cm. Selain itu, umur tumbuhnya pun relatif panjang. Puring bisa tumbuh hingga lebih dari 20 tahun.

Tajuknya yang rimbun bisa berfungsi sebagai peneduh. Anda juga bisa menanamnya di sepanjang pagar, sehingga Puring pun bisa menjadi elemen dekoratif pada pagar. Selain membuat pagar semakin cantik, juga bisa membuat tampilannya lebih alami.

Salah satu faktor penting dalam perawatan Puring adalah sinar matahari. Oleh karena itu, Anda harus menempatkan tanaman Puring pada area yang mendapatkan banyak sinar matahari. Kecuali jika Puring sedang dalam proses perbanyakan, Anda harus menempatkannya pada tempat teduh.

Cahaya matahari menjadikan pigmen warna pada daun-daun Puring (merah, kuning, dan lain-lain) tampak lebih cerah. Puring yang mendapatkan sedikit sinar matahari, cenderung menampakkan warna hijau saja. Sehingga tampilannya menjadi kurang cantik. Namun, meletakkan tanaman ini pada tempat teduh (naungan) akan membuat daunnya membesar maksimal. Oleh karena itu, Anda perlu menyiasati penggunaan naungan, agar tampilan Puring menjadi sempurna.

Media tanam terbaik untuk Puring adalah tanah liat. Tetapi Anda juga bisa menanamnya di tanah biasa. Caranya, buatlah lubang tanam berukuran 30cmx30cm, dengan kedalaman minimal 30cm. Berikutnya, lubang tanam tersebut diberi pupuk kandang yang sudah dicampur dengan tanah. Tanaman Puring yang ditanam, sebaiknya adalah tanaman yang sudah memiliki akar sempurna. Minimal dua bulan sejak penyetekan atau cangkok.

Penyiraman bisa Anda lakukan setiap pagi hari, minimal pada satu bulan pertama. Apalagi pada musim kemarau. Untuk pertumbuhannya, Puring membutuhkan pupuk yang seimbang. Pemupukan bisa dilakukan dengan menggunakan pupuk cair, setiap satu minggu sekali. Jika Anda menggunakan pupuk NPK sebaiknya ditambah dengan pupuk mikro, atau pupuk kandang. Sekarang, Anda pasti lebih siap menghias taman Anda dengan Puring.

Penulis: Anissa
Foto:Rai

Dari : idea online

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...