Selasa, 18 Mei 2010

Pupuk Kandang

Pupuk kandang ialah zat organik yang digunakan sebagai pupuk organik dalam pertanian. Pupuk kandang berperan dalam kesuburan tanah dengan menambahkan zat dan nutrien, seperti nitrogen yang ditangkap bakteri dalam tanah. Organisme yang lebih tinggi kemudian hidup dari jamur dan bakteri dalam rantai kehidupan yang membantu jaring makanan tanah.

Dalam pengelolaan tanah, pupuk kandang dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yakni pupuk hewan, kompos, dan pupuk hijau.

Bahan Organik dan Pupuk Kandang
Apa yang dimaksud dengan bahan organik dan
pupuk kandang? Bahan organik dan pupuk kandang adalah bahan-bahan yang berasal dari limbah tumbuhan atau hewan atau produk sampingan seperti pupuk kandang ternak atau unggas, jerami padi yang dikompos atau residu tanaman lainnya, kotoran pada saluran air, bungkil, pupuk hijau, dan potongan leguminosa.

Bagaimana menggunakan bahan organik dan pupuk
kandang? Bahan organik atau pupuk kandang biasanya digunakan merata di seluruh sawah, dua atau tiga minggu sebelum dimasukkan ke dalam tanah selama persiapan lahan. Kadangkadang jerami padi dikompos secara langsung di sawah. Mengapa bahan organik dan pupuk kandang diperlukan? Pupuk kandang dan sumber organik lainnya digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan kadar bahan organik tanah, menyediakan hara mikro, dan memperbaiki struktur tanah. Penggunaan bahan-bahan ini juga dapat
meningkatkan pertumbuhan mikroba dan perputaran hara dalam tanah.

Penggunaan bahan organik dapat menjadi sulit karena:
1. sifatnya yang ruah (bulky), dengan biaya penanganan
dan transpor yang tinggi.
2. dapat memiliki biaya yang tinggi per unit hara.
3. tidak selalu tersedia.
4. harus digunakan di awal pertanaman (maka penggunaan
awal mungkin tidak memenuhi kebutuhan tanaman untuk
hara pada fase lanjut).
5. dapat memiliki aroma yang kurang enak.
Memadukan pupuk kandang dan pupuk organik
Sebaiknya penggunaan pupuk kandang organik dipadukan
dengan penggunaan sumber hara anorganik sesuai
keperluan. Hal ini memungkinkan petani menggunakan bahan
organik atau pupuk kandang yang tersedia di pertanian
dengan biaya rendah untuk memenuhi kebutuhan tanaman
akan hara dan meningkatkan kesuburan tanah bila
diperlukan.
Penggunaan pupuk kandang organik yang tersedia di
pertanian dapat mengembalikan hasil dan keuntungan yang
tinggi bila dipadukan dengan pupuk anorganik, terutama pada
lahan kering atau lahan sawah yang sakit. Bagaimanapun,
seringkali tidak menguntungkan untuk membeli pupuk organik
bahkan bila pupuk tersebut dijual sebagai pupuk organik
campuran, yang merupakan campuran pupuk organik dan
anorganik yang siap pakai.
Pemberian jerami di sawah dan pupuk kandang.

Informasi lebih lanjut kunjungi:
http://balitpa.litbang.deptan.go.id;
htpp://www.puslittan.bogor.net; www.litbang.deptan.go.id;
www.knowledgebank.irri.org

Pupuk kandang sapi, ayam, kambing

Pengalaman pak Slamet rejosari garung wonosobo, pemakaian pupuk kandang sapi bagus untuk tanaman sayuran tapi tidak bagus untuk tanaman cabai. Hal tersebut sangat mungkin sekali karena pupuk kandang sapi mempunyai kandungan nitrogen yang jauh lebih banyak dari unsur kalium yang pada fungsinya kalium adalah pembentuk pati sehingga pada tanaman cabai pohon terlihat subur tapi buah cabai kepes (daging tipis), sperti kebanyakan petani selalu bilang bahwa bila tanaman kentang daunnya subur maka umbi kentangnya kecil-kecil atau bila tanaman padinya terlalu subur maka bisa mengakibatkan gabug (bulir padi tidak terisi pati).

Kejadian yang terjadi pada pupuk kandang sapi bisa diperparah oleh kebiasaan petani yang lebih suka menambah urea lebih banyak dari pada KCl atau KNO3. Biasanya perbandingan unsur N dan unsur K pada pupuk kandang sapi atau ayam adalah 3 : 1. jadi menurutku lebih baik menambah kalium (KCl, KNO3) yang lebih banyak dari urea atau penambahan urea bisa diminimalis diganti dengan pupuk unsur P (dari daftar kandungan Primaphospat lebih komplet unsur makro tau mikro dari pupuk lainnya)

Kalo bisa pupuk kandang berasal dari pupuk kandang kambing karena kandungan N dan K hampir seimbang, tetapi tetap ditambah pupuk unorganik karena pada kenyataannya pupuk kandang tidak mudah didapat dan biaya lebih maha dari pupuk unorganik .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...