Minggu, 13 Juni 2010

Berburu Bonggol Puring

Pulang Dari Berburu Bonggol Puring




Bonggol puring, apakah itu ? Umumnya sebutan bonggol dikenakan pada tanaman adenium, karena bodynya yang menggembung dibawah, tepat diatas akar -- bagai pohon bawang. akan tetapi kemudian berkembang hingga ke tanaman aglaonema, dan sekarang : puring (croton). Bonggol puring ialah pohon puring ukuran besar, yaitu mulai dari sebesar lengan hingga seukuran paha orang dewasa atau dobel paha atau dobel paha orang dewasa gemuk. Apa ada puring seukuran itu ? Tentu saja ada, dan kalau ada pastilah pohon tersebut tidak mudah untuk dibeli dari pemiliknya (kecuali pedagang). Pemilik puring biasanya sudah lama menyaksikan pohon tersebut tumbuh didepan rumahnya, bahkan sejak ia lahir hingga dewasa, bahkan hingga dia menikah dan beranak cucu ! Bisa ditaksir berapa puluh tahun umur pohon puring tersebut ! Pastilahg tidak kurang dari 50 tahun kalau ukurannya besar.
Puring yang tampak pada gambar ilustrasi tulisan ini bukanlah berasal dari rumah orang, melainkan dari sekolahan. Lebih mudah mendapatkan puring besar dari sekolahan, karena tidak ada hubungan emosional antara pohon dengan manusia disekolahan itu. Para guru dan kepala sekolah lebih mudah menyetujui penjualan pohon puring raksaksa diwilayahnya daripada pemilik rumah tua yang bersejarah. Biasanya setelah uang diterima kita masih diminta untuk menanam kembali pohon pengganti disitu, dalam jumlah 3 kali lipat walaupun ukurannya kecil....
Dengan peralatan cangkul dan gergaji dicabutlah pohon besar tersebut, untuk kemudian dinaikkan ke mobil dan ditanam kembali dalam keadaan terbungkus karung plastik akarnya. Pembungkusan ini dimaksudkan untuk memudahkan penjualan pohon nantinya, karena pencabutannya dari tanah tidak akan membuat akarakar halusnya putus.
Selang 3 bulan kemudian tunas-tunas mulai tumbuh pada bonggol tersebut. Proses selanjutnya adalah penyambungan tunas-tunas muda yang mulai tumbuh dari batang besar itu, dengan puring jenis baru. Jadilah puring jenis baru yang disulap dari bonggol raksaksa puring lama.... (Ahita Teguh Susilo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...